Monday, 10 October 2016

Digital Cinema : Teknologi 4D (4 Dimensi)

DIGITAL CINEMA : Teknologi 4D ( 4 Dimensi )

  Kembali lagi di blog tercinta,sebelumnya kalian pasti sudah membaca tentang perkembangan digital cinema dan pengertian digital cinema bukan ? jika belum silahkan baca di sini.Masih penasaran ya dengan digital cinema ? yuk kita lanjut lagi bahasannya tentang digital cinema.Pada kali ini yang akan di bahas adalah Teknologi 4D yang ada dalam digital cinema,tentu kalian sudah mengetahui bukan tentang 4D ? jika belum mengetahuinya,mari di simak bacaan kali ini.
    Sukses dengan teknologi-teknologi sebelumnya seperti teknologi 2D dan 3D di kancah perfilman yang berhasil memukau banyak mata dan membuat banyak orang-orang memiliki hobby baru yaitu hobby menonton film,kini datang kembali sebuah teknologi baru untuk memanjakan mata yang melihat,yaitu teknologi 4D.Teknologi 4D ini terbilang unik dan baru karena untuk melihat film ini,penonton harus menonton di tempat atau bioskop khusus karena di teknologi 4D ini terdapat beberapa tambahan detail-detail efek saat pemutaran film berlangsung,seperti cipratan air,kursi yang bergoyang dan wewangian yang membuat penonton semakin merasa terbawa ke dalam film.4D dimensi memiliki koordinat sama seperti teknologi 3D yaitu koordinat X,Y dan Z,hanya saja di 4D  adanya sebuah garis yang dapat menembus antara sumbu koordinat X,Y dan Z sehingga semakin terlihat nyata.Contohnya adalah ketika seseorang memandang sebuah gelas kaca yang bening yang di dalamnya terdapat air,orang tersebut dapat melihat batas air dalam gelas,dapat melihat bentuk gelas dan isi yang terdapat di dalamnya dari berbagai sisi pandang dan semuanya terlihat detail serta jelas.Teknologi 4D ini mulai banyak di aplikasikan di berbagai bidang,contonya adalah dalam bidang medis,seni dan masih banyak lagi,dengan adanya teknologi 4D ini perkembangan teknologi yang memanjakan mata semakin meningkat.
   Di bidang medis sendiri biasanya 4D dipakai pada saat proses USG,dengan adanya teknologi 4D ini ketika dilakukan USG maka akan lebih akurat hasilnya untuk melihat perkembangan calon anak bila di bandingkan dengan USG 3D atau USG konvensional.Tetapi untuk USG 4D biasanya tarif yang di kenakan lebih mahal mengingat mahalnya teknologi 4D ini dan masih jarangnya rumah sakit yang menyediakan fasilitas USG seperti ini.
Hasil gambar untuk usg 4 dimensi
    Di bidang seni,4D digunakan untuk membuat karya seni tingkat tinggi yang biasanya memanipulasi panca indra yang melihatnya.Contohnya adalah sebuah gambar ikan hiu yang separuh badannya ada pada media lukis (kanvas) dan separuhnya keluar dari media lukis sehingga terlihat nampak nyata.Pengerjaannya tentu harus memiliki fokus serta ketelitian yang sangat tinggi,karena 4D tidak begitu mudah di aplikasikan dan memiliki detail-detail khusus.Untuk dapat melakukan atau membuat karya seperti ini harus sering berlatih dan mempunyai kreatifitas yang tinggi.Biasanya luksian-lukisan seperti ini di pertontonkan di pameran-pameran tertentu,karena nilai artistik yang tinggi dan masih sedikit yang bisa membuatnya.
Hasil gambar untuk Gambar 4D ikan HIU
    Nah,untuk teknologi 4D di dalam digital cinema sendiri biasanya di gunakan dalam sebuah pembuatan film,datangnya teknologi 4D ini membuat perusahaan perfilman semakin menonjol.Contoh film yang menggunakan teknologi adalah Avatar (2009) dan Transformers:Dark of the moon (2011).Film yang bagus di buat dengan totalitas pemainnya,alur atau jalan ceritanya dan yang pasti visual atau efek-efek yang di gunakannya,oleh karena itu teknologi 4D sangatlah memukau,karena semua tampak nyata dan hidup.Untuk lebih lanjut melihat proses pembuatan filmnya silahkan lihat video proses pembuatan film Avatar di bawah ini.

Software editing video pun ada berbagai macamnya,beberapa contohnya adalah :
  1. Pinnacle Video Editing
  2. Camtasia Visual Studio 
  3. Sony Vegas
  4. Movie Maker
  5. Corel Studio
  6. Adobe Premier


PERKEMBANGAN DIGITAL CINEMA

PERKEMBANGAN DIGITAL CINEMA



Hasil gambar untuk Perkembangan Digital Cinema
   Pasti para pembaca sudah pernah menyaksikan atau menonton film-film contohnya seperti film Transformers,Avatar kemudian film UP atau film Inside out ? pasti pernah kan? Itu semua hasil karya dari Digital Cinema.Kalian pasti mulai tertarik untuk mencari tahu apa itu Digital Cinema dan bagaimana cara membuatnya bukan ? Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang perkembangan digital cinema dan hal-hal yang menyangkut di dalamnya.
    Digital Cinema merujuk pada penggunaan teknologi digital untuk mendistribusikan dan menayangkan gambar bergerak.Sebuah film dapat di distribusikan lewat perangkat keras,piringan optik atau satelit serta di tayangkan oleh proyektor digital.Digital cinema tidak tergantung pada penggunaan televisi atau HDTV ,aspek rasio dan peringkat bingkai.Perbedaan digital cinema dengan yang konvensional adalah ada pada visualisasi dan suaranya.Digital cinema sudah memiliki suara yang jernih untuk di dengar oleh penonton karena menggunakan sistem suara surround,sedangkan konvensional kendati sudah menggunakan sistem suara surround juga,tetapi masih kalah jernih dengan suara yang di hasilkan oleh digital cinema.Dari segi visualisasi,digital cinema sangatlah jernih sehingga ketika kita menonton ,sama seperti kita melihat gambar bergerak yang ada di televisi,sedangkan sinema konvensional karena masih menggunakan pita seluloid membuat visualisasi berupa titik-titik.
   kamera untuk merkam pada resolusi 1920x1080 menggunakan kamera seperti Sony CineAlta, Panavision Genesis atau Thomson Viper. Kamera-kamera baru seperti Arriflex D-20 dapat menangkap gambar dengan resolusi 2K, dan kamera bernama Red One keluaran perusahaan Red Digital Cinema Camera Company dapat merekam dengan resolusi 4K. Ada juga kamera yang dapat merekam dengan resolusi 3K RAW (untuk menyesuaikan dengan anggaran pembuat film ) seperti RED SCARLET
Sony Cine Alta

   Sinema digital memiliki banyak keuntungan dalam tahap produksi dan pascaproduksi .Memang,dahulu sinema – sinema di Indonesia belum banyak menggunakan teknologi digital karena dahulu masih menggunakan pita seluloid.Tetapi sekarang ini sudah hampir semua sinema di Indonesia menggunakan teknologi digital.

SEJARAH
            Pemutaran digital dengan resolusi tinggi,setidaknya memiliki sejarah 20 tahun,cirinya adalah :

  • ·       Konten biasanya di batasi hingga beberapa menit.
  • ·       Transfer konten antara remote locations lambat dan keterbatasan dalam kapasitas memori.
  • ·      Proyek-proyek feature-length bisa dikirim melalui internet.
 Pada tanggal 23 Oktober 1998,digital light processing (DLP),teknologi proyektor di tunjukkan ke publik untuk pertama kalinya dengan merilis sebuah film berjudul “The Last Broadcast” yang di produseri oleh Stefan avalos dan Lance weiler,dan film ini berdurasi sekitar 86 menit.Yang kemudian film ini di distribusikan secara digital.
         Pada tanggal 18 Juni 1999,dirilis sebuah film yaitu Star Wars episode 1 : The phantom menace yang di tujukan di putar di Amerika Utara.Bioskop dengan proyektor digital yang memproyesikan cuplikan langsung dari komputer Pixar Animation.Kemudian pada 19 Januari 2000 pengembangan digital cinema di lakukan oleh Society of Motion Picture and Television Engineers di Amerika Utara.
         Perkembangan digital cinema di tahun-tahun berikutnya menjadi sangatlah pesat.Hal ini di tandai dengan semua theater di dunia mulai beramai-ramai menyuplai layar digital dan proyektor untuk di pasang di masing-masing theater,dan hal ini pula yang membuktikan bahwa teknologi digital cinema ini di terima oleh khalayak luas.Dan hingga saat ini teknologi digital cinema masih terus berkembang.

      Masih penasaran dengan teknologi digital cinema ? tunggu postingan berikutnya ya,yang akan membahas tentang teknologi ini lebih dalam lebih seru lagi.

Tuesday, 5 July 2016

TOKOH INSPIRATIF : TAN MALAKA ( Sutan Ibrahim )


TAN MALAKA ( Sutan Ibrahim )

            Mungkin tak semua rakyat Indonesia mengenal sosok Tan Malaka.Berbeda dengan sosok Soekarno yang selalu di eluh-eluhkan rakyat sebagai bapak bangsa Indonesia.Padahal jasa Tan Malaka dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia amatlah besar.Bung Karno bahkan dahulu sangat mengaguminya.Namun di era orde baru nama Tan Malaka ‘dihilangkan’ dari sejarah bangsa.Di era reformasi barulah nama Tan Malaka kembali banyak di munculkan.Berikut adalah Autobiografinya :
Lahir             : 2 Juni 1897 (Nagari Pandam Gadang,Suliki,Sumatera Barat,Hindia Belanda)
Meninggal    : 21 Februari 1949 (umur 51 (Kediri,Jawa Timur))
Kebangsaan  : Indonesia
Agama          : Islam
Pekerjaan      : Guru Dan Pemimpin Partai Komunis Indonesia.
Orang Tua    : Rasad Caniago ( Ayah ),Sinah Simabur (Ibu)
Nama asli Tan Malaka adalah Sutan Ibrahim,sedangkan Tan Malaka adalah nama semi-bangsawan yang ia dapatkan dari garis keturunan ibu.Tanggal kelahirannya masih di perdebatkan,sedangkan sekarang tempat lahirnya di kenal dengan nama Nagari Pandan Gadang,Suliki,Lima Puluh Kota,Sumatera Barat.Semasa kecilnya,Tan Malaka senang mempelajari ilmu agama dan berlatih pencak silat.Pada tahun 1908 dia di daftarkan ke KweekSchool ( Sekolah Guru Negara ) di Fort de Kock.Menurut GH Horensma,salah satu gurunya di sekolah itu,Tan Malaka adalah murid yang cerdas,meskipun kadang-kadang tidak patuh.Di sekolah dia menikmati pelajaran bahasa Belanda,sehingga Horensma menyarankan dia agar menjadi guru di sekolah Belanda.Ia juga seorang pemain sepak bola yang bertalenta.Setelah lulus dari sekolah tahun 1913,ia di tawari gelar datuk dan seorang gadis untuk menjadi tunangannya.Namun ia hanya menerima gelar datuk.Gelar tersebut dia terima dalam sebuah upacara tradisional tahun 1913.

Meskipun diangkat menjadi datuk, pada bulan Oktober 1913,ia meninggalkan desanya untuk belajar di Rijkskweekschool (sekolah pendidikan guru pemerintah),dengan bantuan dana oleh para engku dari desanya.Sesampainya di Belanda,Malaka mengalami kejutan budaya dan pada tahun 1915,ia menderita pleuritis.Selama kuliah,pengetahuannya tentang revolusi mulai muncul dan meningkat setelah membaca buku de Fransche Revolutie yang ia dapatkan dari seseorang sebelum keberangkatannya ke Belanda oleh Horensma.Setelah Revolusi Rusia pada Oktober 1917,ia mulai tertarik mempelajari paham Sosialisme dan Komunisme.Sejak saat itu, ia sering membaca buku-buku karya Karl Marx,Friedrich Engels,dan Vladimir Lenin.Friedrich Nietzsche juga menjadi salah satu panutannya.Saat itulah ia mulai membenci budaya Belanda dan terkesan oleh masyarakat Jerman dan Amerika.Karena banyaknya pengetahuan yang ia dapat tentang Jerman,ia terobsesi menjadi salah satu angkatan perang Jerman.Dia kemudian mendaftar ke militer Jerman,namun ia ditolak karena Angkatan Darat Jerman tidak menerima orang asing.Setelah beberapa waktu kemudian,ia bertemu Henk Sneevliet,salah satu pendiri Indische Sociaal Democratische Vereeniging (ISDV,organisasi yang menjadi cikal bakal Partai Komunis Indonesia).Ia lalu tertarik dengan tawaran Sneevliet yang mengajaknya bergabung dengan Sociaal Democratische-Onderwijzers Vereeniging (SDOV,Asosiasi Demokratik Sosial Guru).Lalu pada bulan November 1919,ia lulus dan menerima ijazahnya yang disebut hulpactie.
Setelah lulus dari SDOV,ia kembali ke desanya.Ia kemudian menerima tawaran Dr. C. W. Janssen untuk mengajar anak-anak kuli di perkebunan teh di Sanembah,Tanjung Morawa, Deli, Sumatera Utara.Ia tiba di sana pada Desember 1919 dan mulai mengajar anak-anak itu berbahasa Melayu pada Januari 1920.Selain mengajar,Tan Malaka juga menulis beberapa propaganda subversif untuk para kuli,dikenal sebagai Deli Spoor.Selama masa ini,ia mengamati dan memahami penderitaan serta keterbelakangan hidup kaum pribumi di Sumatera.Ia juga berhubungan dengan ISDV dan terkadang juga menulis untuk media massa.Salah satu karya awalnya adalah "Tanah Orang Miskin",yang menceritakan tentang perbedaan mencolok dalam hal kekayaan antara kaum kapitalis dan pekerja,yang dimuat di Het Vrije Woord edisi Maret 1920.Ia juga menulis mengenai penderitaan para kuli kebun teh di Sumatera Post.Selanjutnya,Tan Malaka menjadi calon anggota Volksraad dalam pemilihan tahun 1920 mewakili kaum kiri.Namun ia akhirnya mengundurkan diri pada 23 Februari 1921 tanpa sebab yang jelas.Ia lalu membuka sekolah di Semarang atas bantuan Darsono,tokoh Sarekat Islam (SI) Merah.Sekolah itu disebut Sekolah Rakyat.Sekolah itu memiliki kurikulum seperti sekolah di Uni Sovyet,dimana setiap pagi murid-murid menyanyikan lagu Internasionale".Tan juga pernah bertemu dengan banyak tokoh pergerakan seperti HOS Tjokroaminoto dan H. Agus Salim.Dalam otobiografinya,Tan menganggap bahwa SI di bawah Tjokroaminoto adalah satu-satunya partai massa terbaik yang ia ketahui.Tapi,Tan mengkritik saat terjadi perpecahan di SI,organisasi SI tidak memiliki tujuan dan taktik sehingga terpecah.
Hingga akhir hayatnya,Tan Malaka dikabarkan tidak penah menikah,tetapi ia mengakui pernah 3 kali jatuh cinta,yaitu di Belanda,Filipina,dan Indonesia.Di Belanda,Tan Malaka dikabarkan pernah menjalin hubungan dengan gadis Belanda bernama Fenny Struyvenberg,mahasiswa kedokteran yang kerap berdatang ke rumah kost-nya.Sementara di Filipina,ada seorang gadis bernama Carmen,puteri bekas pemberontak di Filipina dan rektor Universitas Manila.Sedangkan saat ia masih di Indonesia,Tan pernah jatuh cinta kepada satu-satunya siswi perempuan di sekolahnya saat itu,yakni Syarifah Nawawi.Alasan Tan Malaka tidak menikah adalah karena  perhatiannya terlalu besar untuk perjuangan kemerdekaan indonesia.
Setelah Indonesia merdeka,Tan Malaka menjadi salah satu pelopor sayap kiri.Ia juga terlibat dalam Peristiwa 3 Juli 1946 dengan membentuk Persatuan Perjuangan dan disebut-sebut sebagai otak dari penculikan Sutan Syahrir yang pada waktu itu merupakan perdana menteri.Karena itu ia dijebloskan ke dalam penjara tanpa pernah diadili selama dua setengah tahun.Setelah meletus pemberontakan FDR/PKI di Madiun,September 1948 dengan pimpinan Musso dan Amir Syarifuddin,Tan Malaka dikeluarkan begitu saja dari penjara.
Di sisi lain,setelah mengevaluasi situasi yang amat parah bagi Republik Indonesia akibat Perjanjian Linggajati 1947 dan Renville 1948,yang merupakan buah dari hasil diplomasi Sutan Syahrir dan Perdana Menteri Amir Syarifuddin,Tan Malaka merintis pembentukan Partai Murba,7 November 1948 di Yogyakarta.
Setelah pemberontakan PKI/FDR di Madiun ditumpas pada akhir November 1948,Tan Malaka menuju Kediri dan mengumpulkan sisa-sisa pemberontak PKI/FDR yang saat itu ada di Kediri,dari situ ia membentuk pasukan Gerilya Pembela Proklamasi.Pada bulan Februari 1949,Tan Malaka ditangkap bersama beberapa orang pengikutnya di Pethok,Kediri,Jawa Timur dan mereka ditembak mati di sana.Tidak ada satupun pihak yang tahu pasti dimana makam Tan Malaka dan siapa yang menangkap dan menembak mati dirinya dan pengikutnya.Tapi akhirnya misteri tersebut terungkap dari penuturan Harry A.Poeze,seorang Sejarawan Belanda yang menyebutkan bahwa yang menangkap dan menembak mati Tan Malaka pada tanggal 21 Februari 1949 adalah pasukan TNI dibawah pimpinan Letda Soekotjo dari Batalyon Sikatan,Divisi Brawijaya.
Keputusan Presiden RI No.53,yang ditandatangani Presiden Soekarno 28 Maret 1963 menetapkan Tan Malaka sebagai Pahlawan Nasional.
^ Catatan : Sebenarnya Tan Malaka menginginkan hoofdacte,yang statusnya setingkat lebih tinggi dari hulpactie.Meskipun begitu,kesehatannya yang buruk membuatnya hanya bisa mendapat ijazah hulpactie.

Kesimpulan mengapa beliau di bilang inspiratif :
·         Beliau mempunyai semangat pantang menyerah dalam hal mencari ilmu.
·         Beliau lebih mementingkan urusan dan kepentingan bangsa dan negara Indonesia di banding urusan dan kepentingannya sendiri,di buktikan beliau semasa hidupnya membujang karena beliau terlalu memerhatikan perjuangan untuk kemerdekaan Indonesia.
      Mungkin kebanyakan orang belum mengetahui beliau,tetapi bagi saya beliau adalah tokoh yang sangat inspiratif.


Sumber : Merdeka.com , https://id.m.wikipedia.org/wiki/Tan_Malaka

HUBUNGAN MANUSIA DENGAN PENDERITAAN, KEADILAN, DAN PANDANGAN HIDUP

                  Assalammualaikum Wr.Wb pada kesempatan kali ini saya akan mengupas tentang Manusia dan penderitaan,keadilan serta pandangan hidup.Seperti yang kita ketahui kehidupan kita sebagai manusia tidak bisa terlepas dari ketiga hal di atas.Sebelum masuk ke inti pembahasan pertama-tama akan saya jabarkan terlebih dahulu definisi dari manusia itu sendiri.

Definisi Manusia : Manusia merupakan ciptaan Tuhan Yang Maha Esa sebagai khalifah dibumi dengan dibekali akal pikiran untuk berkarya di muka bumi.Secara biologis umumnya manusia di bedakan secara fisik sedangkan secara rohani manusia di bedakan berdasarkan  kepercayaannya atau agama yang di anutnya.Dalam bahasa manusia di artikan sebagai makhluk yang berakal budi dan berpikir.Manusia pada hakikatnya memiliki akal dan mampu berfikir dengan baik dan memiliki karakter.Karakteristik dari manusia dapat meliputi :
·         Aspek Kreasi ( Imajinasi )
·         Aspek Ilmu ( Pengetahuan )
·         Aspek Kehendak ( Kemauan )
·         Pengerahan Akhlak

 1.      Manusia Dan Penderitaan
Manusia hidup di dunia ini tidak bisa terlepas dari penderitaan,mulai dari penderitaan yang di rasakan secara fisik hingga mental.Penderitaan yang di rasakan oleh manusia bisa bersumber dari bermacam-macam hal dan aspek serta penderitaan yang sedang di rasakan seseorang belum tentu di rasakan oleh orang lain atau menjadi penderitaan baginya juga.Penderitaan dapat berupa penderitaan lahir dan bathin dan intensitas penderitaan itu sendiri memiliki tingkatan mulai dari ringan hingga berat.Penderitaan akan di alami oleh semua manusia karena penderitaan merupakan “Risiko” hidup.Tuhan sebagai pencipta memberikan kebahagian atau kesenangan kepada setiap ciptaannya,tetapi juga memberikan penderitaan sebagai cobaan hidup dan sebagai pengingat akan kebesaran-Nya.Cara manusia menghadapi penderitaan pun bermacam-macam,ada yang ketika mendapat cobaan penderitaan bathin manusia tersebut semakin mendekatkan diri kepada sang penciptaNya agar di berikan kedamaian,ketenangan hidup dan itu di lakukan oleh manusia-manusia yang berAkhlak baik.Namun ada pula yang langsung berputus asa  dan lebih memilih mengakhiri hidup dengan segala cara.Sedangkan ketika manusia mendapat cobaan penderitaan secara lahir ( fisik ) seperti penyakit,manusia dapat menghadapinya dengan berusaha seperti berobat dan sebagainya agar sakit itu sembuh dan bisa bugar kembali.Percayalah di setiap penderitaan yang datang ada sesuatu hal yang akan membuat kita menjadi lebih dewasa,menjadi pribadi yang lebih baik lagi dan menjadi pengalaman di kemudian hari untuk membuat kita lebih maju lagi kedepannya.

      2.      Manusia Dan Keadilan
Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal,baik menyangkut benda atau orang.Adil berarti tidak berat sebelah atau memihak dan juga tidak sewenang-wenang.Menurut istilah,keadilan adalah pengakuan dan perlakuan yang seimbang antara hak dan kewajiban.Dengan kata lain keadilan adalah keadaan bila setiap orang memperoleh apa yang menjadi haknya dan setiap orang memperoleh bagian yang sama dari kekayaan bersama.Dalam kehidupannya manusia berhubungan erat dengan keadilan.Manusia yang adil adalah manusia yang mampu menyelesaikan masalah dengan tidak memihak,mampu memberikan hak orang lain sesuai porsinya dan dapat berlaku atau bersikap tidak membeda-bedakan orang berdasarkan harta,tahta ataupun agama karena pada dasarnya kita sebagai manusia adalah sama di mata PenciptaNya.Adapun manusia-manusia yang tidak berlaku adil dapat di sebabkan karena beberapa hal seperti :
·         Keserakahan (terlalu tamak)
·         Kesempatan (adanya kesempatan untuk memperuntung diri sendiri)
·         Kebutuhan
·         Pengungkapan
Contoh dari ketidakadilan adalah para koruptor yang mencuri uang rakyat dalam nominal yang sangat besar tetapi di hukum hanya beberapa tahun saja dan sangat sebentar,Sedangkan seseorang yang hanya mencuri sendal di hukum sangat lama lebih lama dari hukuman para koruptor,ini adalah ketidakadilan karena hukuman yang di lakukan dengan sanksi yang di berikan tidak setimpal.


      3.      Manusia Dan Pandangan Hidup
Pandangan hidup merupakan suatu dasar atau landasan untuk membimbing kehidupan jasmani dan rohani.Pandangan hidup sangat berkaitan dengan individu,masyarakat bahkan negara.Pandangan hidup sering di sebut filsafat hidup.Filsafat berarti cinta akan kebenaran,hal inilah yang mengakibatkan pandangan hidup perlu dimiliki oleh semua orang dan golongan.Setiap manusia di dunia ini memiliki cita-cita hidup.Hanya kadar cita-citanya sajalah yang berbeda-beda.Pandangan hidup yang teguh merupakan pelindung seseorang.Dengan memegang teguh pandangan hidup yang di yakini maka seseorang tidak akan berbuat atau bertindak sesuka hatinya.Ia tidak akan gegabah ketika mengahadapi masalah,hambatan,tantangan dan gangguan serta kesulitan hidupnya.Untuk mewujudkan cita-cita setiap individu manusia di tuntut untuk dapat berusaha atau berjuang untuk mewujudkannya.Tanpa usaha semua hanya akan menjadi angan-angan yang tidak akan terwujud.Selain Usaha untuk mewujudkan cita-cita adapula di imbangi dengan rasa keyakinan yang kuat bahwa kita dapat mencapai tujuan tersebut.Dengan keyakinan dan usaha maksimal cita-cita akan tercapai serta yang paling penting adalah berdoa dan mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa agar di lancarkan semua usaha dan di mudahkan jalannya dalam mencapai tujuan hidup kita.

Dekat dengan sang pencipta sangatlah penting dalam kehidupan ini,efeknya kita dapat merasa damai dan tentram serta mencegah kita berbuat negatif ketika apa yang di cita-citakan tidak kunjung kita dapatkan.Jika tidak kunjung di dapatkan berarti usaha kita masih kurang,dan doa kita masih kurang oleh karena itu perbanyak doa dan lebih giat lagi berusaha.
'faelaja@gmail.com'