Monday, 10 October 2016

PERKEMBANGAN DIGITAL CINEMA

PERKEMBANGAN DIGITAL CINEMA



Hasil gambar untuk Perkembangan Digital Cinema
   Pasti para pembaca sudah pernah menyaksikan atau menonton film-film contohnya seperti film Transformers,Avatar kemudian film UP atau film Inside out ? pasti pernah kan? Itu semua hasil karya dari Digital Cinema.Kalian pasti mulai tertarik untuk mencari tahu apa itu Digital Cinema dan bagaimana cara membuatnya bukan ? Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang perkembangan digital cinema dan hal-hal yang menyangkut di dalamnya.
    Digital Cinema merujuk pada penggunaan teknologi digital untuk mendistribusikan dan menayangkan gambar bergerak.Sebuah film dapat di distribusikan lewat perangkat keras,piringan optik atau satelit serta di tayangkan oleh proyektor digital.Digital cinema tidak tergantung pada penggunaan televisi atau HDTV ,aspek rasio dan peringkat bingkai.Perbedaan digital cinema dengan yang konvensional adalah ada pada visualisasi dan suaranya.Digital cinema sudah memiliki suara yang jernih untuk di dengar oleh penonton karena menggunakan sistem suara surround,sedangkan konvensional kendati sudah menggunakan sistem suara surround juga,tetapi masih kalah jernih dengan suara yang di hasilkan oleh digital cinema.Dari segi visualisasi,digital cinema sangatlah jernih sehingga ketika kita menonton ,sama seperti kita melihat gambar bergerak yang ada di televisi,sedangkan sinema konvensional karena masih menggunakan pita seluloid membuat visualisasi berupa titik-titik.
   kamera untuk merkam pada resolusi 1920x1080 menggunakan kamera seperti Sony CineAlta, Panavision Genesis atau Thomson Viper. Kamera-kamera baru seperti Arriflex D-20 dapat menangkap gambar dengan resolusi 2K, dan kamera bernama Red One keluaran perusahaan Red Digital Cinema Camera Company dapat merekam dengan resolusi 4K. Ada juga kamera yang dapat merekam dengan resolusi 3K RAW (untuk menyesuaikan dengan anggaran pembuat film ) seperti RED SCARLET
Sony Cine Alta

   Sinema digital memiliki banyak keuntungan dalam tahap produksi dan pascaproduksi .Memang,dahulu sinema – sinema di Indonesia belum banyak menggunakan teknologi digital karena dahulu masih menggunakan pita seluloid.Tetapi sekarang ini sudah hampir semua sinema di Indonesia menggunakan teknologi digital.

SEJARAH
            Pemutaran digital dengan resolusi tinggi,setidaknya memiliki sejarah 20 tahun,cirinya adalah :

  • ·       Konten biasanya di batasi hingga beberapa menit.
  • ·       Transfer konten antara remote locations lambat dan keterbatasan dalam kapasitas memori.
  • ·      Proyek-proyek feature-length bisa dikirim melalui internet.
 Pada tanggal 23 Oktober 1998,digital light processing (DLP),teknologi proyektor di tunjukkan ke publik untuk pertama kalinya dengan merilis sebuah film berjudul “The Last Broadcast” yang di produseri oleh Stefan avalos dan Lance weiler,dan film ini berdurasi sekitar 86 menit.Yang kemudian film ini di distribusikan secara digital.
         Pada tanggal 18 Juni 1999,dirilis sebuah film yaitu Star Wars episode 1 : The phantom menace yang di tujukan di putar di Amerika Utara.Bioskop dengan proyektor digital yang memproyesikan cuplikan langsung dari komputer Pixar Animation.Kemudian pada 19 Januari 2000 pengembangan digital cinema di lakukan oleh Society of Motion Picture and Television Engineers di Amerika Utara.
         Perkembangan digital cinema di tahun-tahun berikutnya menjadi sangatlah pesat.Hal ini di tandai dengan semua theater di dunia mulai beramai-ramai menyuplai layar digital dan proyektor untuk di pasang di masing-masing theater,dan hal ini pula yang membuktikan bahwa teknologi digital cinema ini di terima oleh khalayak luas.Dan hingga saat ini teknologi digital cinema masih terus berkembang.

      Masih penasaran dengan teknologi digital cinema ? tunggu postingan berikutnya ya,yang akan membahas tentang teknologi ini lebih dalam lebih seru lagi.

Tuesday, 5 July 2016

TOKOH INSPIRATIF : TAN MALAKA ( Sutan Ibrahim )


TAN MALAKA ( Sutan Ibrahim )

            Mungkin tak semua rakyat Indonesia mengenal sosok Tan Malaka.Berbeda dengan sosok Soekarno yang selalu di eluh-eluhkan rakyat sebagai bapak bangsa Indonesia.Padahal jasa Tan Malaka dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia amatlah besar.Bung Karno bahkan dahulu sangat mengaguminya.Namun di era orde baru nama Tan Malaka ‘dihilangkan’ dari sejarah bangsa.Di era reformasi barulah nama Tan Malaka kembali banyak di munculkan.Berikut adalah Autobiografinya :
Lahir             : 2 Juni 1897 (Nagari Pandam Gadang,Suliki,Sumatera Barat,Hindia Belanda)
Meninggal    : 21 Februari 1949 (umur 51 (Kediri,Jawa Timur))
Kebangsaan  : Indonesia
Agama          : Islam
Pekerjaan      : Guru Dan Pemimpin Partai Komunis Indonesia.
Orang Tua    : Rasad Caniago ( Ayah ),Sinah Simabur (Ibu)
Nama asli Tan Malaka adalah Sutan Ibrahim,sedangkan Tan Malaka adalah nama semi-bangsawan yang ia dapatkan dari garis keturunan ibu.Tanggal kelahirannya masih di perdebatkan,sedangkan sekarang tempat lahirnya di kenal dengan nama Nagari Pandan Gadang,Suliki,Lima Puluh Kota,Sumatera Barat.Semasa kecilnya,Tan Malaka senang mempelajari ilmu agama dan berlatih pencak silat.Pada tahun 1908 dia di daftarkan ke KweekSchool ( Sekolah Guru Negara ) di Fort de Kock.Menurut GH Horensma,salah satu gurunya di sekolah itu,Tan Malaka adalah murid yang cerdas,meskipun kadang-kadang tidak patuh.Di sekolah dia menikmati pelajaran bahasa Belanda,sehingga Horensma menyarankan dia agar menjadi guru di sekolah Belanda.Ia juga seorang pemain sepak bola yang bertalenta.Setelah lulus dari sekolah tahun 1913,ia di tawari gelar datuk dan seorang gadis untuk menjadi tunangannya.Namun ia hanya menerima gelar datuk.Gelar tersebut dia terima dalam sebuah upacara tradisional tahun 1913.

Meskipun diangkat menjadi datuk, pada bulan Oktober 1913,ia meninggalkan desanya untuk belajar di Rijkskweekschool (sekolah pendidikan guru pemerintah),dengan bantuan dana oleh para engku dari desanya.Sesampainya di Belanda,Malaka mengalami kejutan budaya dan pada tahun 1915,ia menderita pleuritis.Selama kuliah,pengetahuannya tentang revolusi mulai muncul dan meningkat setelah membaca buku de Fransche Revolutie yang ia dapatkan dari seseorang sebelum keberangkatannya ke Belanda oleh Horensma.Setelah Revolusi Rusia pada Oktober 1917,ia mulai tertarik mempelajari paham Sosialisme dan Komunisme.Sejak saat itu, ia sering membaca buku-buku karya Karl Marx,Friedrich Engels,dan Vladimir Lenin.Friedrich Nietzsche juga menjadi salah satu panutannya.Saat itulah ia mulai membenci budaya Belanda dan terkesan oleh masyarakat Jerman dan Amerika.Karena banyaknya pengetahuan yang ia dapat tentang Jerman,ia terobsesi menjadi salah satu angkatan perang Jerman.Dia kemudian mendaftar ke militer Jerman,namun ia ditolak karena Angkatan Darat Jerman tidak menerima orang asing.Setelah beberapa waktu kemudian,ia bertemu Henk Sneevliet,salah satu pendiri Indische Sociaal Democratische Vereeniging (ISDV,organisasi yang menjadi cikal bakal Partai Komunis Indonesia).Ia lalu tertarik dengan tawaran Sneevliet yang mengajaknya bergabung dengan Sociaal Democratische-Onderwijzers Vereeniging (SDOV,Asosiasi Demokratik Sosial Guru).Lalu pada bulan November 1919,ia lulus dan menerima ijazahnya yang disebut hulpactie.
Setelah lulus dari SDOV,ia kembali ke desanya.Ia kemudian menerima tawaran Dr. C. W. Janssen untuk mengajar anak-anak kuli di perkebunan teh di Sanembah,Tanjung Morawa, Deli, Sumatera Utara.Ia tiba di sana pada Desember 1919 dan mulai mengajar anak-anak itu berbahasa Melayu pada Januari 1920.Selain mengajar,Tan Malaka juga menulis beberapa propaganda subversif untuk para kuli,dikenal sebagai Deli Spoor.Selama masa ini,ia mengamati dan memahami penderitaan serta keterbelakangan hidup kaum pribumi di Sumatera.Ia juga berhubungan dengan ISDV dan terkadang juga menulis untuk media massa.Salah satu karya awalnya adalah "Tanah Orang Miskin",yang menceritakan tentang perbedaan mencolok dalam hal kekayaan antara kaum kapitalis dan pekerja,yang dimuat di Het Vrije Woord edisi Maret 1920.Ia juga menulis mengenai penderitaan para kuli kebun teh di Sumatera Post.Selanjutnya,Tan Malaka menjadi calon anggota Volksraad dalam pemilihan tahun 1920 mewakili kaum kiri.Namun ia akhirnya mengundurkan diri pada 23 Februari 1921 tanpa sebab yang jelas.Ia lalu membuka sekolah di Semarang atas bantuan Darsono,tokoh Sarekat Islam (SI) Merah.Sekolah itu disebut Sekolah Rakyat.Sekolah itu memiliki kurikulum seperti sekolah di Uni Sovyet,dimana setiap pagi murid-murid menyanyikan lagu Internasionale".Tan juga pernah bertemu dengan banyak tokoh pergerakan seperti HOS Tjokroaminoto dan H. Agus Salim.Dalam otobiografinya,Tan menganggap bahwa SI di bawah Tjokroaminoto adalah satu-satunya partai massa terbaik yang ia ketahui.Tapi,Tan mengkritik saat terjadi perpecahan di SI,organisasi SI tidak memiliki tujuan dan taktik sehingga terpecah.
Hingga akhir hayatnya,Tan Malaka dikabarkan tidak penah menikah,tetapi ia mengakui pernah 3 kali jatuh cinta,yaitu di Belanda,Filipina,dan Indonesia.Di Belanda,Tan Malaka dikabarkan pernah menjalin hubungan dengan gadis Belanda bernama Fenny Struyvenberg,mahasiswa kedokteran yang kerap berdatang ke rumah kost-nya.Sementara di Filipina,ada seorang gadis bernama Carmen,puteri bekas pemberontak di Filipina dan rektor Universitas Manila.Sedangkan saat ia masih di Indonesia,Tan pernah jatuh cinta kepada satu-satunya siswi perempuan di sekolahnya saat itu,yakni Syarifah Nawawi.Alasan Tan Malaka tidak menikah adalah karena  perhatiannya terlalu besar untuk perjuangan kemerdekaan indonesia.
Setelah Indonesia merdeka,Tan Malaka menjadi salah satu pelopor sayap kiri.Ia juga terlibat dalam Peristiwa 3 Juli 1946 dengan membentuk Persatuan Perjuangan dan disebut-sebut sebagai otak dari penculikan Sutan Syahrir yang pada waktu itu merupakan perdana menteri.Karena itu ia dijebloskan ke dalam penjara tanpa pernah diadili selama dua setengah tahun.Setelah meletus pemberontakan FDR/PKI di Madiun,September 1948 dengan pimpinan Musso dan Amir Syarifuddin,Tan Malaka dikeluarkan begitu saja dari penjara.
Di sisi lain,setelah mengevaluasi situasi yang amat parah bagi Republik Indonesia akibat Perjanjian Linggajati 1947 dan Renville 1948,yang merupakan buah dari hasil diplomasi Sutan Syahrir dan Perdana Menteri Amir Syarifuddin,Tan Malaka merintis pembentukan Partai Murba,7 November 1948 di Yogyakarta.
Setelah pemberontakan PKI/FDR di Madiun ditumpas pada akhir November 1948,Tan Malaka menuju Kediri dan mengumpulkan sisa-sisa pemberontak PKI/FDR yang saat itu ada di Kediri,dari situ ia membentuk pasukan Gerilya Pembela Proklamasi.Pada bulan Februari 1949,Tan Malaka ditangkap bersama beberapa orang pengikutnya di Pethok,Kediri,Jawa Timur dan mereka ditembak mati di sana.Tidak ada satupun pihak yang tahu pasti dimana makam Tan Malaka dan siapa yang menangkap dan menembak mati dirinya dan pengikutnya.Tapi akhirnya misteri tersebut terungkap dari penuturan Harry A.Poeze,seorang Sejarawan Belanda yang menyebutkan bahwa yang menangkap dan menembak mati Tan Malaka pada tanggal 21 Februari 1949 adalah pasukan TNI dibawah pimpinan Letda Soekotjo dari Batalyon Sikatan,Divisi Brawijaya.
Keputusan Presiden RI No.53,yang ditandatangani Presiden Soekarno 28 Maret 1963 menetapkan Tan Malaka sebagai Pahlawan Nasional.
^ Catatan : Sebenarnya Tan Malaka menginginkan hoofdacte,yang statusnya setingkat lebih tinggi dari hulpactie.Meskipun begitu,kesehatannya yang buruk membuatnya hanya bisa mendapat ijazah hulpactie.

Kesimpulan mengapa beliau di bilang inspiratif :
·         Beliau mempunyai semangat pantang menyerah dalam hal mencari ilmu.
·         Beliau lebih mementingkan urusan dan kepentingan bangsa dan negara Indonesia di banding urusan dan kepentingannya sendiri,di buktikan beliau semasa hidupnya membujang karena beliau terlalu memerhatikan perjuangan untuk kemerdekaan Indonesia.
      Mungkin kebanyakan orang belum mengetahui beliau,tetapi bagi saya beliau adalah tokoh yang sangat inspiratif.


Sumber : Merdeka.com , https://id.m.wikipedia.org/wiki/Tan_Malaka

HUBUNGAN MANUSIA DENGAN PENDERITAAN, KEADILAN, DAN PANDANGAN HIDUP

                  Assalammualaikum Wr.Wb pada kesempatan kali ini saya akan mengupas tentang Manusia dan penderitaan,keadilan serta pandangan hidup.Seperti yang kita ketahui kehidupan kita sebagai manusia tidak bisa terlepas dari ketiga hal di atas.Sebelum masuk ke inti pembahasan pertama-tama akan saya jabarkan terlebih dahulu definisi dari manusia itu sendiri.

Definisi Manusia : Manusia merupakan ciptaan Tuhan Yang Maha Esa sebagai khalifah dibumi dengan dibekali akal pikiran untuk berkarya di muka bumi.Secara biologis umumnya manusia di bedakan secara fisik sedangkan secara rohani manusia di bedakan berdasarkan  kepercayaannya atau agama yang di anutnya.Dalam bahasa manusia di artikan sebagai makhluk yang berakal budi dan berpikir.Manusia pada hakikatnya memiliki akal dan mampu berfikir dengan baik dan memiliki karakter.Karakteristik dari manusia dapat meliputi :
·         Aspek Kreasi ( Imajinasi )
·         Aspek Ilmu ( Pengetahuan )
·         Aspek Kehendak ( Kemauan )
·         Pengerahan Akhlak

 1.      Manusia Dan Penderitaan
Manusia hidup di dunia ini tidak bisa terlepas dari penderitaan,mulai dari penderitaan yang di rasakan secara fisik hingga mental.Penderitaan yang di rasakan oleh manusia bisa bersumber dari bermacam-macam hal dan aspek serta penderitaan yang sedang di rasakan seseorang belum tentu di rasakan oleh orang lain atau menjadi penderitaan baginya juga.Penderitaan dapat berupa penderitaan lahir dan bathin dan intensitas penderitaan itu sendiri memiliki tingkatan mulai dari ringan hingga berat.Penderitaan akan di alami oleh semua manusia karena penderitaan merupakan “Risiko” hidup.Tuhan sebagai pencipta memberikan kebahagian atau kesenangan kepada setiap ciptaannya,tetapi juga memberikan penderitaan sebagai cobaan hidup dan sebagai pengingat akan kebesaran-Nya.Cara manusia menghadapi penderitaan pun bermacam-macam,ada yang ketika mendapat cobaan penderitaan bathin manusia tersebut semakin mendekatkan diri kepada sang penciptaNya agar di berikan kedamaian,ketenangan hidup dan itu di lakukan oleh manusia-manusia yang berAkhlak baik.Namun ada pula yang langsung berputus asa  dan lebih memilih mengakhiri hidup dengan segala cara.Sedangkan ketika manusia mendapat cobaan penderitaan secara lahir ( fisik ) seperti penyakit,manusia dapat menghadapinya dengan berusaha seperti berobat dan sebagainya agar sakit itu sembuh dan bisa bugar kembali.Percayalah di setiap penderitaan yang datang ada sesuatu hal yang akan membuat kita menjadi lebih dewasa,menjadi pribadi yang lebih baik lagi dan menjadi pengalaman di kemudian hari untuk membuat kita lebih maju lagi kedepannya.

      2.      Manusia Dan Keadilan
Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal,baik menyangkut benda atau orang.Adil berarti tidak berat sebelah atau memihak dan juga tidak sewenang-wenang.Menurut istilah,keadilan adalah pengakuan dan perlakuan yang seimbang antara hak dan kewajiban.Dengan kata lain keadilan adalah keadaan bila setiap orang memperoleh apa yang menjadi haknya dan setiap orang memperoleh bagian yang sama dari kekayaan bersama.Dalam kehidupannya manusia berhubungan erat dengan keadilan.Manusia yang adil adalah manusia yang mampu menyelesaikan masalah dengan tidak memihak,mampu memberikan hak orang lain sesuai porsinya dan dapat berlaku atau bersikap tidak membeda-bedakan orang berdasarkan harta,tahta ataupun agama karena pada dasarnya kita sebagai manusia adalah sama di mata PenciptaNya.Adapun manusia-manusia yang tidak berlaku adil dapat di sebabkan karena beberapa hal seperti :
·         Keserakahan (terlalu tamak)
·         Kesempatan (adanya kesempatan untuk memperuntung diri sendiri)
·         Kebutuhan
·         Pengungkapan
Contoh dari ketidakadilan adalah para koruptor yang mencuri uang rakyat dalam nominal yang sangat besar tetapi di hukum hanya beberapa tahun saja dan sangat sebentar,Sedangkan seseorang yang hanya mencuri sendal di hukum sangat lama lebih lama dari hukuman para koruptor,ini adalah ketidakadilan karena hukuman yang di lakukan dengan sanksi yang di berikan tidak setimpal.


      3.      Manusia Dan Pandangan Hidup
Pandangan hidup merupakan suatu dasar atau landasan untuk membimbing kehidupan jasmani dan rohani.Pandangan hidup sangat berkaitan dengan individu,masyarakat bahkan negara.Pandangan hidup sering di sebut filsafat hidup.Filsafat berarti cinta akan kebenaran,hal inilah yang mengakibatkan pandangan hidup perlu dimiliki oleh semua orang dan golongan.Setiap manusia di dunia ini memiliki cita-cita hidup.Hanya kadar cita-citanya sajalah yang berbeda-beda.Pandangan hidup yang teguh merupakan pelindung seseorang.Dengan memegang teguh pandangan hidup yang di yakini maka seseorang tidak akan berbuat atau bertindak sesuka hatinya.Ia tidak akan gegabah ketika mengahadapi masalah,hambatan,tantangan dan gangguan serta kesulitan hidupnya.Untuk mewujudkan cita-cita setiap individu manusia di tuntut untuk dapat berusaha atau berjuang untuk mewujudkannya.Tanpa usaha semua hanya akan menjadi angan-angan yang tidak akan terwujud.Selain Usaha untuk mewujudkan cita-cita adapula di imbangi dengan rasa keyakinan yang kuat bahwa kita dapat mencapai tujuan tersebut.Dengan keyakinan dan usaha maksimal cita-cita akan tercapai serta yang paling penting adalah berdoa dan mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa agar di lancarkan semua usaha dan di mudahkan jalannya dalam mencapai tujuan hidup kita.

Dekat dengan sang pencipta sangatlah penting dalam kehidupan ini,efeknya kita dapat merasa damai dan tentram serta mencegah kita berbuat negatif ketika apa yang di cita-citakan tidak kunjung kita dapatkan.Jika tidak kunjung di dapatkan berarti usaha kita masih kurang,dan doa kita masih kurang oleh karena itu perbanyak doa dan lebih giat lagi berusaha.

Thursday, 26 May 2016

PERNIKAHAN ADAT MINANGKABAU

Tugas IBD Kelompok (Kebudayaan Pernikahan Daerah Minang)

PERNIKAHAN ADAT MINANG

     Indonesia memiliki beragam suku dan kebudayaan yang menarik, terlebih jika berbicara mengenai pernikahan adat. Prosesi mulai dari busana adat, dekorasi pernikahan, hingga tata cara tradisi yang penuh makna merupakan pengalaman berkesan yang tidak boleh dilewatkan.
Salah satu yang seringkali kita jumpai adlaah tradisi adat pernikahan minang. Seperti halnya dengan tradisi adat pernikahan lainnya di Indonesia, tradisi Minang memiliki prosesi pernikahan yang menarik. Berikut ini tata cara adat pernikahan Minang berdasarkan nasumber:

Pewawancara    : Apa saja persiapan sebelum menikah menggunakan adat Minang ?
Narasumber    : Harus ada persetujuan orang tua,dari pihak perempuan melamar pihak laki-laki membawa seserahan makanan dan lain-lain,tetapi tidak membawakan sejumlah uang.Dari pihak perempuan menentukan hari pernikahan dan menentukan tanggal pernikahan.
Pewawancara    : Apakah ada ritual khusus sebelum acara pernikahan ?
Narasumber    : Untuk ritual khusus sebelum pernikahan itu tidak ada.
Pewawancara    : Apa saja syarat-syarat yang harus di penuhi sebelum melakukan pernikahan ?
Narasumber    : Tidak ada syarat-syarat khusus yang harus di penuhi,hanya saja untuk mas kawin atau mahar bebas,tidak terpaku oleh emas atau barang-barang yang memiliki nominal.
Pewawancara    : Apa yang menjadikan ciri khas pernikahan adat Minang di bandingkan dengan pernikahan adat lain ?
Narasumber    : Untuk ciri khas tidak ada yang terlalu berbeda seperti adat lain,bentuk undangan,acara resepsi dan lainnya sama saja seperti adat lainnya.Untuk ciri khas khususnya adalah tempat resepsi harus mewah,kamar pengantin wajib bagus dan di hias dan para tamu undangan harus melihat kamar pengantin karena jika itdak pengatin akan di bilang sombong.
Pewawancara    : Apa saja perlengkapan yang harus di persiapkan jika ingin menikah dengan adat Minang ?
Narasumber    : Untuk akad nikah perempuan mengenakan baju kebaya,laki-laki menggunakan jas.Sedangkan saat resepsi menggunakan baju adat Padang.
Pewawancara    : Mengapa hiasan kepala adat Minang identik dengan berbentuk tanduk,apa arti dari simbolik tersebut ?
Narasumber    : Karena berasal dari bahasa Minangkabau,di ambil dari kata Kabau yang berarti kerbau yang menjadi simbolik.
Pewawancara    : Mengapa baju dalam pernikahan adat Minang identik dengan warna terang seperti warna kuning emas ?
Narasumber    : Karena agar terlihat lebih mencolok dan lebih mewah di lihatnya.
Pewawancara    : Apakah ada ritual lagi setelah pernikahan berlangsung ?
Narasumber    : Ada,sebenarnya bukan ritual hanya saja ada suatu kebiasaan bernama menyelang yang artinya mendatangi rumah mertua membawa makanan seminggu setelah berlangsungnya pernikahan.
Pewawancara    : Apakah benar laki-laki minang tidak boleh menikahi wanita dari luar suku Minang ?
Narasumber    : Sebenarnya,tidak seperti itu.Pernikahan di lakukan boleh saja dengan wanita dari luar suku Minang tetapi harus se-Agama,karena pada dasarnya semua manusia itu sama.
Pewawancara    : Apakah boleh menikah sesama suku Minang tetapi berbeda Marga ? Misal marga Bariang dengan Chaniago ?
Narasumber    : Ya,boleh saja asalkan se-Agama.
Pewawancara    : Bagaimana tata cara pernikahan adat minang ?
Narasumber    : ada beberapa tata cara yaitu Maresek,Maminang,Mahanta Siriah,Babako Babaki,Malam Bainai,Manjapuik Marapulai,Penyambutan Di Rumah Anak Daro,sedangkan untuk Tata Cara setelah akad nikah ada Mamulangkan Tando,Malewakan Gala Marapulai,Balantuang Kaniang dan Bamain Coki.

P
enjelasan Tata Cara Pernikahan :
 
Maresek    : Merupakan proses penyocokan antara pihak wanita dengan laki-laki,apakah kedua calon pengantin tersebut merasa cocok atau tidak,disini di lakukan perundingan antar kedua keluarga tersebut.
Maminang    : adalah proses dimana keluarga wanita mendatangi keluarga laki-laki untuk meminang.
Mahanta Siriah: Adalah proses mengabarkan dan meminta doa restu pihak laki-laki kepada mamak-mamaknya.
Babako Babaki : Adalah proses pemberian bantuan biaya pernikahan semampunya kepada keluarga mempelai wanita,dapat berupa Makanan,Perhiasan,Pakaian dan barang-barang lain yang di butuhkan mempelai wanita.
Malam Bainai    : Malam dimana calon mempelai wanita di pakaikan daun pacar merah atau daun inai di kukunya kemudian di percikan air harum dengan 7 jenis kembang oleh para sesepuh dan kedua orang tua.
Manjapuik Marapulai    : Proses penjemputan calon mempelai pria dan dibawa ke rumah calon mempelai wanita untuk melangsungkan prosesi akad nikah.Dan di barengi pemberian gelar pusaka kepada calon mempelai pria sebagai tanda sudah dewasa.
Penyambutan di rumah anak Daro : Tradisi menyambut kedatangan calon mempelai pria di rumah calon mempelai wanita,lazimnya merupakan moment meriah dan besar.

Tradisi Usai Akad Nikah :


Mamulangkan Tando : Adalah proses pemulangan tanda yang di berikan sebagai ikatan janji ketika prosesi lamaran.
Malewakan Gala Marapulai : Mengumumkan gelar untuk pengantin pria sebagai tanda kehormatan dan kedewasaaan.
Balantuang Kaniang : Prosesi adat dimana mempelai pria dan wanita di dudukan berhadapan kemudian di antara kening keduanya di beri pembatas sebuah kipas,dan kipas tersebut di turunkan secara perlahan hingga kedua kening pengantin tersebut saling bersentuhan.
Mangaruak Nasi Kuniang : Adalah proses berebut mengambil daging ayam yang tersembunyi di dalam nasi kuning.
Bamain Coki : Adalah proses bermain mainan adat semacam catur yang di mainkan oleh kedua pengantin dengan tujuan dapat meluluhkan kekakuan serta menurukan egonya masing-masing,agar tercipta kemesraan

FOTO KAMI DENGAN NARASUMBER :


Narasumber merupakan salah satu anggota keluarga dari anggota kelompok kami.

CERPEN CINTA ANTARA ANAK DAN ORANG TUA

Cerpen.
Tema : Cinta antara anak dengan orang tua.


    SURAT UNTUK IBU

          Di sebuah desa yang tidak jauh dari perkotaan tinggalah pasangan yang baru menikah di sebuah rumah yang beralaskan tanah,berdinding anyaman bambu dan beratapkan daun nipah.Mereka menikah atas asas saling mencintai dan merasa saling nyaman satu sama lain,hingga pada akhirnya mereka mempunyai anak pertama seorang anak laki-laki bernama Arman.Anak tersebut berwajah tampan.Arman tumbuh berkembang dengan baik karena perawatan kedua orang tuanya.Ayahnya bernama Ardi yang hanya seorang pembuat batu bata,bekerja keras memenuhi kebutuhan keluarganya agar keluarganya dan anaknya bisa hidup layak.Ibu Arman bernama Laras,seorang ibu yang baik dan berparas cantik.Arman di perhatikan dan di rawat dengan baik,namun ketika Arman berumur 15 bulan muncul sesuatu yang di rasakan aneh oleh Laras,Arman yang seharusnya dapat berbicara dengan jelas tetapi dia berbicara dengan terbata-bata,namun Laras menganggapnya biasa saja.Di usia Arman yang ke 2 tahun Laras kembali mengandung dan kemudian lahirlah seorang anak perempuan yang cantik yang di beri nama Cindy.Keluarga tersebut sangatlah senang karena anggota keluarga mereka lengkap.Seorang ayah,seorang ibu dan 2 orang anak laki-laki dan perempuan.Ardi dan Laras membesarkan kedua anak mereka dengan kasih sayang ya sama besarnya,hingga ketika Arman berusia 3 Tahun kedua orang tuanya merasa bahwa Arman memilki kekurangan yaitu dia susah dalam berbicara dan terbelakang,karena Arman selalu menyendiri serta tertawa atau senyum-senyum sendiri.Mengetahui hal tersebut Ardi ayah Arman semakin menyanyangi Arman dan memerhatikan Arman,karena mungkin menurutnya Arman hanya kurang kasih sayang saja dan perlu di perhatikan lebih.Namun sebaliknya,Laras ketika mengetahui hal tersebut sikap dan sifatnya mulai berubah sedikit demi sedikit.Laras menjadi lebih menyanyangi sang adik yaitu Cindy,hal ini di buktikan ketika Ardi mendapat rezeki dan di berikan kepada Laras kemudian Laras hanya membelikan pakaian untuk Cindy,sedangkan Arman tidak di belikan.Semakin hari semakin berubah sikap Laras,dari yang semula sangat menyanyangi Arman sepenuh hati sekarang menjadi seseorang ibu yang merasa tidak memiliki anak seperti Arman karena keadaan Arman.Laras hanya bersikap baik kepada Arman ketika suaminya sedang berada di rumah,selepas suaminya pergi bekerja Laras pun berubah sikap,Laras kerap memaki-maki,memukul Arman bahkan tidak memberi makan Arman karena kesal dengan Arman.Hingga pada suatu ketika nasib buruk menimpa keluarga mereka ketika datanglah Badri teman kerja Ardi kerumah untuk memberi sebuah kabar dengan tergesa-gesa.”Permisi,misi,misiiii,Bu,Bu?” teriak Badri ketika sampai di rumah keluarga Ardi,dari dalam munculah Laras dengan wajah heran “ Yaaa,ada apa mas Badri,sepertinya ada hal penting hingga tergesa-tergesa seperti itu ?”,dengan nafas tersengal-sengal dan panik Badri menjawab” Mas Ardi bu mas Ardi suami ibuuu.....”,Laras pun mulai kebingungan dan mulai bertanya-tanya dalam hati apa yang sebenarnya terjadi.Ketika Laras ingin kembali bertanya apa yang terjadi,Badri seraya berkata dengan nada meringis tak kuasa menahan air mata “Suami Ibu,Mas Ardi meninggal bu..... Mas Ardi meninggal karena kebakaran ketika proses pembakaran batu bata.”.Sontak tubuh Laras gemetar tak kuasa mendengar kabar seperti itu,Laras menangis sejadi-jadinya hingga badannya lemas tak berdaya.Para tetangga yang mengetahui kabar ini kemudian bergegas menuju pabrik batu bata milik Ardi untuk mengecek kebenarannya.Sesampainya disana di temukannya Ardi sudah tak bernyawa di antara reruntuhan tungku pembakaran batu bata yang rubuh.Laras kini menjadi Janda dan berusaha keras membesarkan semua anak-anaknya sendirian.
            Lepas 6 bulan kepergian Ardi masalah ekonomi mulai menghimpit.Laras yang hanya bekerja sebagai tukang cuci pakaian panggilan selepas kepergian suaminya ini,kekurangan biaya untuk keperluan hidup sehari-hari sehingga Laras hutang kesana kemari.Hal ini membuat Laras bingung serta pusing memikirkan utang piutang serta memikirkan kondisi dari Arman yang semakin lama semakin membuat Laras emosi.Hingga pada suatu malam di tengah derai hujan deras Laras memutuskan untuk pergi dari rumahnya dan pindah ke tempat lain,namun dia hanya mengajak Cindy untuk ikut dengannya,sedangkan Arman di tinggal begitu saja sendirian di rumah tersebut.Arman yang sendirian tersebut mulai menarik rasa iba orang-orang yang melihatnya,bagaimana tidak ? sang ibu yang melahirkannya meninggalkannya dengan kondisi dia yang seperti itu.Hingga pada akhirnya ada seseorang nenek yang mengurus Arman dan tinggal di rumah tersebut bersama Arman.3 bulan selepas kejadian Laras meninggalkan rumah ternyata Laras menikah lagi dengan seorang laki-laki yang sholeh dan tinggal di sebuah rumah yang sederhana,Laras tak pernah cerita atau memberi tahu sang suami bahwa laras sebenarnya memiliki 2 orang anak,dia hanya mengaku punya 1 anak yaitu Cindy.Setiap hari Laras di ajarkan tentang ilmu agama dan di ajarkan ilmu-ilmu lain yang bermanfaat bagi hidupnya.Laras mulai berubah menjadi lebih baik karena suaminya ini.
         Dan pada suatu hari dia datang ke suatu acara pengajian dan ada seseorang Ustadzah yang berceramah tentang “ Kemuliaan Menjadi Seorang Ibu “,Laras mendengar ceramah tersebut langsung teringat akan anak-anaknya,akan dosa yang telah dia perbuat terhadap Arman atas perlakuannya,pada saat itu juga Laras langsung pergi dari pengajian tersebut dan menuju rumah untuk mengambil mobil dan mengajak sang suami ke rumahnya yang dulu dimana Arman dia tinggalkan sendirian.Sesampainya disana dia hanya melihat seorang nenek berwajah sedikit kesal dan menatap sinis Laras.Laras pun mencoba bertanya.
Laras   : Permisi nek,apakah nenek lihat seorang anak laki-laki yang tinggal di rumah ini ?
Nenek : Siapa yang kamu maksud ?
Laras   : Anak saya nek,namanya Arman,apakah nenek melihatnya ?
Nenek : Yaa,saya melihat...... Melihat kuburannya,beberapa hari sebelumnya dia meninggal ketika pergi dari rumah dan menyusuri jalan untuk mencari ibunya yang meninggalkannya sendirian,namun kejadian buruk menimpanya,dia tertabrak mobil ketika hendak menyebrang jalan.Jadi kamu sang ibu yang meninggalkan Arman sendirian ? Ibu macam apa kamu yang meninggalkan anaknya ketika tahu anaknya terbelakang ?...
Laras langsung menangis mendengar kabar dari nenek tersebut.Laras berteriak hebat dan tubuhnya gemetar seraya menyebut nama Arman.Perasaan menyesal mulai menyelimuti Laras.
Nenek : saya adalah nenek yang merawat Arman semenjak kamu pergi meninggalkan rumah,saya mengajarkan Arman membaca dan menulis setiap hari setiap saat,saya urus Arman seperti layaknya anak saya sendiri.Dan ini ada titipan surat yang di buat dan di tulis oleh Arman ketika dia bisa menulis dengan lancar,surat ini saya simpan dan ini untuk kamu,ibunya.
Laras menerima surat tersebut dan membacanya dalam hati...
“ Bu sekarang Arman bisa nulis,Arman sayang ibu,Arman Cinta ibu,Arman sering cari ibu kalau siang.Arman minta maaf bikin kesal ibu,makasih Ibu udah lahirin Arman,Arman senang punya ibu,Arman cinta ibu,semoga ibu ga nyesel punya anak kaya Arman “.
Laras semakin kencang menangis dan berteriak setelah membaca surat yang di buat oleh Arman tersebut.Kini sudah terlambat untuk meminta maaf padanya atas semua perlakuan Laras kepada Arman,Laras begitu menyesal karena tidak memperlakukan Arman seperti layaknya seorang anak.Kini tinggalah penyesalan seumur hidup Laras akan Arman.


Pesan Pengarang :
Waktu tidak bisa di ulang kembali,penyesalan akan di dapatkan oleh orang-orang yang terlena oleh dunia,oleh gengsi,oleh malu yang memperbudak diri sendiri.Semoga cerita pendek di atas dapat menjadi pengingat baik diri saya sendiri maupun para pembaca.
'faelaja@gmail.com'