A
scene graph is a general data structure commonly used by vector-based graphics
editing applications and modern computer games, which arranges the logical and
often spatial representation of a graphical scene.
Scene
graphs are useful for modern games using 3D graphics and increasingly large
worlds or levels. In such applications, nodes in a scene graph (generally)
represent entities or objects in the scene.
For
instance, a game might define a logical relationship between a knight and a
horse so that the knight is considered an extension to the horse. The scene
graph would have a 'horse' node with a 'knight' node attached to it.
As
well as describing the logical relationship, the scene graph may also describe
the spatial relationship of the various entities: the knight moves through 3D
space as the horse moves.
In
these large applications, memory requirements are major considerations when
designing a scene graph. For this reason, many large scene graph systems use
geometry instancing to reduce memory costs and increase speed. In our example
above, each knight is a separate scene node, but the graphical representation
of the knight (made up of a 3D mesh, textures, materials and shaders) is
instanced. This means that only a single copy of the data is kept, which is
then referenced by any 'knight' nodes in the scene graph. This allows a reduced
memory budget and increased speed, since when a new knight node is created, the
appearance data does not need to be duplicated.
The
following are primary components of scene graph on games :
·Visibility
·Level
of Detail
A.VISIBILITY
Visibility
is a measure of the distance at which an object or light can be clearly
discerned. Visibility optimization is the most effective way to gain performace
in games. There are two basic ways to do visibility optimization i.e art and
level design, technology. The games use a mix of both. Artists design game
worlds so that performance is acceptable. Many technologies have been used in
games for example 2.5D technology. Two and a half dimensional (shortened to
2.5D, known alternatively as three-quarter perspective and Pseudo-3D) is a term
used to describe either 2D graphical projections and similar techniques used to
cause images or scenes to simulate the appearance of being three-dimensional
(3D) when in fact they are not, or gameplay in an otherwise three-dimensional
video game that is restricted to a two-dimensional plane or has a virtual camera
with a fixed angle. By contrast, games using 3D computer graphics without such
restrictions are said to use true 3D.
Common
in video games, these projections have also been useful in geographic
visualization (GVIS) to help understand visual-cognitive spatial
representations or 3D visualization.
B.LEVEL
OF DETAIL
Level
of Detail (or LOD for short) is a rather simple but efficient way of optimizing
rendering for large scenes. The basic idea is that objects that are far away
don’t have to be rendered as detailed as close objects. The following are Primary LOD selection criteria :
·Distance
or Size
·Velocity
·Eccentricity
·Depth
of Field
1.Distance
or Size
Select resolution based upon the distance
betweenan element and the viewpoint,
i.e. coarser resolutionfor distant
geometry.
·Simple
to calculate (3-D Euclidean distance)
·Scale
dependent
·Resolution
dependent
·Field
of View dependent
2.Size
LOD
Select
resolution based upon theprojected
screen size (or area) ofan element.
Objects appearsmaller as they move furtheraway.
·Requires
3-D ® 2-D projection
·Scale
invariant
·Resolution
invariant
·Field
of View invariant
Bounding
spheres or ellipsoids normallyused
instead of boxes as more efficientto
calculate projected extent
3.Eccentricity
LOD
Resolution
is selected based upon thedegree
to which an element exists in thevisual periphery, i.e. display elements thatthe user is looking at in high
resolution.
Humans
can resolve less detail in theirperipheral field due to:
Kesempatan kali ini akan membahas beberapa point seputar teknologi game, diantaranya yaitu :
Perkembangan teknologi game secara umum dan contoh game
Software-software untuk membuat game
Bisnis dalam game komputer
Implementasi komputer grafik dalam salah satu game
Desain skenario,script dan storyboard game komputer
Semua point di atas akan di bahas satu per satu oleh karena itu semoga di simak dengan baik dan semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu pembaca dan menambah wawasan akan teknologi game.
1. Perkembangan Teknologi Game Secara Umum
Dewasa ini game memang banyak di minati oleh segala kalangan, tidak memandang gender atau umur. Game di sukai banyak kalangan karena dengan bermain game di klaim dapat menghilangkan stress seseorang. Game yang hadir saat ini pun semakin canggih dan semakin memanjakan pemainnya dengan tampilan-tampilan game yang menyerupai aslinya dan dengan jalan cerita yang semakin beragam. Namun tahukah anda bahwa sebelum adanya game-game canggih saat ini,ada beberapa masa transisi dari game-game tersebut dan teknologi-teknologi yang di gunakan di dalamnya.
Perkembangan game secara kasar dapat di lihat dari logic game, interface game dan audio game yang digunakan dalam unsur pembuatan game. Dari segi tampilan game , antara game terdahulu dengan game saat ini pasti berbeda tampilannya, misalkan yang terdahulu tampilannya kurang bagus dan terkesan kaku dan game yang saat ini tampilannya lebih realistis dan lebih luwes gerakan objeknya. Dari segi audio dan logic game juga pasti ada yang membedakan antara game terdahulu dan game saat ini. Di Indonesia sendiri perkembangan industri game di mulai sekitar 15 tahun yang lalu dengan di tandai adanya game console dan Playstation. Pada zaman ini umumnya industri game di Indonesia hanya bersifat sebagai distributor game saja.
Di tahun 2000 an mulai muncul game online dan lahirnya publisher-publisher di Indonesia yang mulai berlomba-lomba dalam memasarkan judul game, salah satu game yang booming pada waktu itu adalah Ragnarok Online. Devloper Ragnarok Online adalah Gravity Corporation dengan Publisher di Indonesia oleh PT Lyto Datarindo Fortuna.
Secara garis besar, perkembangan teknologi game di bagi menjadi beberapa generasi, yaitu :
GENERASI PERTAMA
Generasi pertama di awali tahun 1966. Sebagian besar ide-ide kreatif dalam videogame dimotori oleh mahasiswa yang menghabiskan waktu luangnya dengan memanfaat fasilitas teknologi di kampus. Konsol game Baer yang prototipenya di berikan nama Brown Box, dan di luncurkan dengan nama Magnafox Odyssey pada Mei 1972, berisi 16 game built-in yang dapat di ganti menggunakan sebuah switch.
GENERASI KEDUA
Generasi kedua dalam sejarah video game, generasi ini di sebut sebagai awal era 8 bit atau kurang lebih 4 bit, dimulai pada tahun 1976 dengan merilis Fairchild Channel D dan Radofin 1292 Advanced Programmable Video Sistem. Pada generasi ini primadona gamenya adalah konsol game ATARI, diantaranya : Fairchild Channel F, Atari 2600, Magnavox Odyssey ver.2, Atari 5200.
GENERASI KETIGA
Generasi ketiga dimulai tahun 1983 dengan dipasarkannya Jepan Family Computer atau lebih di kenal dengan nama FAMICOM yang di kenal juga sebagai Nintendo Entertainment System. Generasi ini di dominasi oleh NES/Famicom dan di generasi ini pula terjadi perang konsol game yang pertama kalinya antara perusahaan konsol game Nintendo dengan SEGA 2
GENERASI KEEMPAT
Generasi keempat ini di sebut juga sebagai "Jaman Emas" dalam dunia video game. Munculnya konsol 16-Bit membawa perubahan signifikan terhadap grafik, audio dan gameplay. Contoh game konsol 16-Bit yaitu ada Sonic the Hedgehog yang di buat oleh Sega dan di jadikan maskot yang diklaim kualitas grafik dan tata suaranya jauh di atas Super Mario Bros buatan Nintendo.
GENERASI KELIMA
Generasi kelima menjadi era 32-Bit dan 64-Bit. Diawali dengan penyelenggaraan Electronic Entertainment Expo (E3) untuk pertama kalinya di Los Angeles Convention Center. Di ajang ini Sony merilis Sony PlayStation (1995), di ikuti dengan Nintendo 64 (1996). Keunggulan dari Sony Playstation di banding yang lainnya karena sony menggunakan CD-ROM yang menurut para developer game dapat menekan biaya produksi dan memiliki kapasitas cukup besar.
GENERASI KEENAM - SEKARANG
Generasi keenam teknologi game semakin berkembang pesat di tandai dengan Sony merilis PlayStation 2 yang berbasis DVD dengan ukuran perangkat lebih kecil dan munculnya XBOX keluaran Microsoft. Saat ini game tidak sebatas hanya lewat Playstation atau XBOX,melainkan dapat di mainkan pula lewat laptop,komputer dan beberapa perangkat lainnya.
2.Software-Software Pembuat Game
Dalam membuat game di gunakan beberapa software yang tiap-tiap software tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Dengan adanya software, para developer game di mudahkan dalam proses pembuatan dan dengan adanya software game, banyak orang yang berlomba-lomba ingin membuat game dan mempelajari software-software pembuat game baik untuk platform PC ataupun Android. Beberapa software pembuat game akan di jelaskan di bawah ini :
CONSTRUCT 2
Software Construct 2 ini sangat mudah bagi para pemula dalam hal pembuatan game. Beda dengan software pembuat game pada umumnya, pada software ini pembuat game tidak di tuntut untuk dapat melakukan coding, karena pada Construct 2 ini menggunakan sistem pembuatan drag & drop. Jadi untuk membuat sebuah game hanya cukup menggunakan logika dan drag & drop elemen yang ingin di pakai dalam game. Misal ingin memasukkan karakter,UI,Item dan lainnya ke dalam game yang anda buat tinggal klik dan tarik ke scene game anda.
GAME MAKER
Software ini hanya di peruntukkan pembuatan game berbasis PC saja. Game Maker juga merupakan software pembuat game yang mengandalkan sistem drag & drop. Jadi tanpa harus menguasai coding, seseorang dapat membuat game yang di inginkan dengan berbekal logika dan gambaran gamenya mau seperti apa.
GAME SALAD
Game Salad, sistem yang di gunakan sama seperti Construct 2 dan Game Maker, yaitu dengan sistem drag & drop dalam pembuatan gamenya. Sistem klik disini artinya dengan mengklik misalnya sebuah karakter, maka nantinya akan muncul sebuah pilihan mau di apakan karakter tersebut. Apakah karakter tersebut mau di beri animasi, atau dapat berjalan atau berlari.
RPG MAKER
Software RPG Maker ini hanya untuk membuat game bergenre RPG saja. Untuk anda yang mungkin pemula atau baru ingin terjun menjadi pembuat game, dapat menggunakan RPG Maker ini karena tampilan interfacenya mudah di pahami oleh pengguna dan simple dalam penggunaanya. Namun hanya untuk genre RPG.
UNITY
Software Unity, software ini di kenal dapat menghasilkan game-game yang berkualitas bagus. Buktinya dengan boomingnya game yang di buat dengan software ini, seperti Call of Duty, GTA, Asphalt dan sebagainya. Unity merupakan pilihan yang tepat jika ingin membuat game sekelas game-game di atas, alasannya karena Unity memiliki banyak sekali fitur dan dapat memberikan perintah, animasi, scene, objek dan bahkan dapat mendownload objek secara gratis atau berbayar untuk dapat di masukkan ke dalam game yang sedang di buat. Sayangnya unity cocok bagi anda yang memang sudah terbiasa dengan coding, karena unity memerlukan coding dalam pembuatan gamenya.
3.Bisnis Dalam Game Komputer
Perkembangan teknologi memang tidak dapat di pungkiri, dari waktu ke waktu banyak hadir teknologi baru dalam berbagai bidang. Salah satunya dalam bidang komputer dan tekonologi pembuatan game. Banyak developer game berloma-lomba membuat game dengan tampilan semirip mungkin dengan bentuk asli objek dan bahkan sering ketika game launching untuk umum, banyak iming-iming hadiah yang akan di dapatkan jika bermain game tersebut. Tak jarang jika banyak orang yang memiliki pemikiran terbuka mengatakan bahwa game tidak hanya sekedar sebagai sarana hiburan, melainkan sarana penghasil pundi-pundi uang dan berbagai sarana lainnya. Untuk lebih jelas pembahasannya saya akan bagi menjadi 2 sudut pandang, yaitu sudut pandang developer atau perusahaan pembuat game dan sudut pandang pemain game, yang masing-masing memiliki potensi bisnis masing-masing.
SUDUT PANDANG DEVELOPER (PERUSAHAAN GAME)
Dari sudut pandang pembuat game, bisnis yang terdapat adalah dengan melakukan penjualan hasil game yang di buat kepada publik. Baik menjual secara lisensi ataupun secara utuh game yang siap di mainkan. Umumnya game offline yang dapat di lakukan jual beli dari developer kepada pemain. Untuk game online biasanya dimainkan pemain secara gratis, dan pihak perusahaan game mendapatkan keuntungan dengan cara menjual Token atau Cash Virtual yang dapat di gunakan untuk membeli item atau barang di dalam game, jadi pemain hanya bisa mendownload game dan memainkannya tanpa perlu membayar lisensi.
SUDUT PANDANG PEMAIN GAME
Dari sudut pandang pemain game, bisnis yang terdapat adalah dengan melakukan transaksi jual beli item dalam game. Saya ambil contoh game online "RISING FORCE (RF)" di dalam game ini para pemain dapat melakukan trading item, bentuknya dapat berupa barang atau perlengkapan game. Penjual bertransaksi dengan pembeli di dalam game dan biasanya barang dapat di beli dengan 2 cara, yaitu membelinya dengan mata uang yang berlaku dalam game (mata uang game) atau dengan uang asli (rupiah). Dan hal ini memang di perbolehkan oleh pihak perusahaan game. Selain jual beli item dalam game, adapula yang melakukan bisnis berupa jasa, yaitu jasa joki level. Maksudnya adalah anda membayar pemain lain untuk memainkan karakter anda hingga pencapaian tertentu, jasa joki ini di bayar dan tentu saja dapat menjadikannya bisnis selain bermain. Dan adapula game-game yang mendapatkan hadiah ketika di mainkan berupa uang atau bahkan mata uang cryptocurencies seperti Bitcoin, beberapa game yang dapat mendapatkan bitcoin ketika di mainkan adalah blockchain game, alien run dan bitcoin billionaire.
4. Implementasi Komputer Grafik Dalam Salah Satu Game
Semakin bagus tampilan game maka semakin canggih teknologi grafik yang di gunakan. Dengan semakin bagus tampilan yang memanjakan mata pemainnya makan game tersebut dapat di pastikan akan laku keras di pasaran, asalkan jalan cerita gamenya juga menarik. Pada kesempatan kali ini saya juga akan membahas implementasi komputer grafik dalam game "Middle Earth : Shadow Of War". Game ini mengadaptasi event dalam "Lord Of The Rings", ceritanya melanjutkan arwah seorang raja elf kuno bernama Celebrimbor yang bergabung dalam tubuh seorang ranger bernama Talion yang berhasil menciptakan sebuah Ring Of Power baru, namun cincin tersebut harus hilang seketika. Misi mereka adalah untuk medapatkan kembali cincinnya. Dalam perjalannya sungguh akan memanjakan mata pemain karena di hadapkan dengan tampilan grafik yang bagus, salah satu contohnya adalah seperti di bawah ini
Di atas terlihat tampilan grafik memukau dengan efek-efek yang bercampur padu antara warna objek, kontras,teksture objek dan pencahayaan objek. Game ini di buat oleh developer Monolith Productions dan dengan publisher gamenya Warner Bros. Game ini menggunakan engine Firebird dan di rilis pada 10 oktober 2017. Dalam pembuatan ini terdapat teknik realism dalam pembuatan beberapa objek, yaitu objek daun dan tampilan karakter utama seperti manusia.
pada gambar screenshot di atas merupakan karakter utama dalam game yang di gunakan oleh pemain. Karakter utama berwujud seperti manusia pada umumnya yang memiliki anggota tubuh serta pergerakan seperti manusia pada umumnya,sehingga dapat di sebutkan bahwa pada game ini menggunakan teknik realisme terhadap pembuatan dan bahkan pohon yang ada di belakang karakter di atas. Dari segi tata cahaya pada game ini menganut teknik Ambient Lightning seperi di bawah ini.
Pada lingkaran garis merah terlihat bayangan di lekukan objek dinding. Bayangan tersebut di hasilkan dari cahaya matahari dalam game yang mengenai bangunan sehingga bagian lekukan paling dalam yang tidak terkena cahaya menjadi gelap dan berbayang. Ambient Lightning sendiri merupakan sebuah teknik pemberian cahaya yang mempengaruhi semua benda di tempat kejadian secara merata, pada game ini cahaya tersebut di hasilkan dari matahari yang menyebar keseluruh bidang objek. Dengan teknik pencahayaan Ambient Lightning game dapat terlihat lebih hidup namun kelemahan teknik ini adalah pencahayaannya tanpa arah, atau dengan kata lain cahaya yang di hasilkan menyebar ke segala arah. Bila di lihat langsung membelakangi matahari pada game akan tampil sebuah efek-efek cahaya seperti di bawah ini.
Pada gambar di atas terlihat bias sinar matahari berwarna oranye yang mengenai objek karakter, terlihat bahwa bias cahaya berbentuk bulat. Shading pada game ini umumnya menggunakan Gouraud Shading untung bagian tebing dan flat shading untuk bagian lantai pada game. Gouraud Shading bekerja secara bentuk poligonal sehingga akan menghasilkan sorotan yang terus menerus memudar masuk dan keluar pada bagian-bagian objek yang berdekatan, contohnya seperti tebing pada game.
Pada tebing dalam game cahaya hanya terlihat di tebing yang tidak terhalangi objek lainnya namun cahayanya tidak merata karena cahaya hanya mengisi bentuk-bentuk permukaan saja dan tidak mendalam. Secara keseluruhan game ini di buat dengan teknik sedemikian sehingga membuat pemain merasakan atmosfir bermain seperti dalam keadaan nyata. Jalan cerita game ini juga bagus,namun game ini cukup berat grafisnya karena tampilan yang sedemikian realistis bahkan detail bayangan pohon sekalipun seperti di bawah ini.
5. Desain Skenario, Script dan Storyboard Game Komputer
Pembuatan game harus melewati beberapa tahapan proses. Beberapa tahapannya yaitu mendesain skenario game, membuat script game dan membuat storyboard dari game yang akan di buat. Masing-masing proses tentu sangat berpengaruh terhadap hasil game yang akan di buat. Kali ini saya akan mencoba menjelaskan dan membuat tahapan-tahapan proses game tersebut.
DESAIN SKENARIO GAME
Desain itu menurut saya merupakan sebuah arsitektur. Pada game, desain skenario ini merupakan langkah awal dalam proses pembuatan game. Secara garis besar skenario game merupakan urutan cerita yang di susun oleh developer atau seseorang tentang suatu peristiwa sesuai dengan game yang ingin di buat. Saya ambil contoh ingin membuat game arcade dengan tema mobil, dan kemudian saya akan menuliskan beberapa point-point penting yang saya akan terapkan ke dalam game. Dalam membuat game yang pasti harus ada adalah tujuan atau goals dari game tersebut. Pointnya sebagai berikut :
Bergenre Arcade
Bertema mobil
Menggunakan batasan permainan berupa nyawa
Nilai akan di berikan jika mobil menabrak objek tertentu
Nyawa akan berkurang jika mobil menabrak objek tertentu
Pemain hanya memiliki 3 nyawa
SCRIPT GAME
Script game merupakan intruksi yang ditafsirkan oleh prosesor atau skrip merupakan kumpulan sintaks pemrograman yang siap di compile. Macam-macam skrip yaitu PHP,ASP, Java Script atau VB Script. Script game umumnya hanya disisipkan ke dalam bahasa pemrograman. Script game dapat di buat berdasarkan acuan rancangan dan kondisi-kondisi di atas tadi yang telah kita buat. Misalkan terdapat kondisi jika mobil menabrak manusia maka nyawa pemain akan berkurang, maka kondisi tersebut akan di implementasikan lewat script agar ketika game di jalankan, aturan yang telah di buat tadi berjalan.
STORYBOARD GAME
Storyboard pada game merupakan sketsa gambar berurutan sesuai dengan penjabaran naskah. Dengan adanya storyboard kita dapat lebih mudah merancang game dan menyampaikannya ke para pemain, karena dengan sketsa yang kita buat pemain dapat mengkhayalkan gamenya itu seperti apa. Dari penjabaran point-point penting dalam Desain Skenario Game di atas, maka terciptalah skesta game yang saya buat sendiri seperti di bawah ini.
Dengan adanya stroyboard seperti di atas,kita dapat lebih mudah menentukan game yang akan kita buat. Di storyboard bagian atas terdapat bagian-bagian seperti intro,rules1 dan rules 2. Sedangkan di bagian bawah merupakan penjelasan atau deskripsi dari tiap-tiap skesta atau scene yang akan di buat menjadi game. Dengan adanya storyboard kita dapat membuat game menjadi lebih mudah.
KESIMPULAN :
Teknologi berkembang cepat dan game pun sekarang sudah banyak modelnya. Saran dan masukkan dari saya mungkin agar lebih bijak dalam bermain game, karena bisa-bisa kecanduan karena game. Game yang baik adalah game yang mengandung edukasi atau pesan-pesan moral. Jangan terlena dengan adanya game karena sejatinya game di buat untuk sarana hiburan, bukan untuk memperbudak manusia dengan segala faktor di dalamnya.
Desain merupakan suatu perencanaan ketika ingin
membuat suatu sistem,objek atau arsitektur. Desain di buat dengan melihat
berbagai persoalan atau aspek yang ada dan kemudian di jadikan suatu kesatuan
guna melahirkan suatu ide perancangan yang nantinya akan menjadi objek baru
atau objek yang nyata. Desain juga dapat dikatakan sebagai konsep tentang
sesuatu,karena desain dapat di sertakan dalam proposal,gambar,model maupun
deskripsi.
2.Fungsi Desain
Fungsi utama dari desain adalah sebagai acuan dalam
membuat suatu objek nyata atau sebagai peminimalisir kesalahan yang di lakukan
dalam proses pembuatan. Contohnya adalah dalam bidang arsitektur,dengan adanya
desain proses pembuatan bangunan atau gedung dapat di lakukan dengan
benar,karena sebelumnya telah di rancang dari segi kekuatan bangunan,kegunaan
bangunan sampai estetika bangunan sehingga kesalahan dalam proses pembuatan
bisa di kurangi. Jika suatu gedung tidak membuat desain terlebih dahulu atau
desain yang di buat tidak benar maka gedung bisa saja rubuh atau kurang kokoh.
3.Tujuan Desain
Desain
bertujuan untuk menyesuaikan antara hasil desain dengan manusia sebagai
pemakainya dengan menyadari kelebihan,keterbatasan dan kemampuan yang di
milikinya.
Desain
yang di gabungkan dengan unsur-unsur seni dan teknologi bertujuan untuk
mencapai keamanan,kenyamanan dan keindahan.
Desain
diciptakan dengan tujuan agar dapat meningkatkan efisiensi,produktivitas dan
kualitas hidup manusia
4.Klarifikasi Desain
5.Alur Proses Desain
Konsep = Tujuan
umum dan khusus,segment yang di tuju,studi kelayakan
Media = Pemilihan media
Idea = Menentukan ide yang cocok untuk di kembangkan mencapai tujuan
Data = Pengumpulan data secara manual atau digital
Visualisasi = Pembuatan dengan teknik manual atau digital
menggunakan software
Produksi = Publikasi secara massal
6.Pengertian Pemodelan
Pemodelan merupakan penggambaran atau reprensentasi
yang mewakili objek-objek menjadi bentuk bagan atau grafik sehingga mudah untuk
di baca atau di pahami oleh orang lain.
7.Pengertian Grafik
Merupakan kombinasi data-data baik berupa angka,
huruf, simbol, gambar, lambang, perkataan,lukisan yang di sajikan dalam sebuah
media dengan tujuan memberi gambaran tentang suatu data yang ada,khususnya
untuk menyampaikan informasi kepada pembaca.
8.Prinsip Desain Grafis
Dalam desain grafis juga terdapat prinsip-prinsip
tertentu. Desain grafis memiliki 6 buah prinsip yang akan di jabarkan dibawah
ini :
1)Kesederhanaan
Prinsip
kesederahaan dalam desain grafis bertujuan untuk mengatur sebuah desain mudah
di mengerti maksudnya dan enak untuk di pandang,tidak terlihat rumit,flat atau
membuat pusing.Misal dalam hal penggunaan elemen ruang kosong (white space) dan
tidak menggunakan banyak aksesoris tambahan atau seperlunya saja.
2)Keseimbangan
Prinsip
keseimbangan di bagi menjadi 2 tipe,yaitu :
Keseimbangan
formal, memberikan kesan sempurna,resmi,kokoh,yakin dan bergengsi. Keseimbangan
formal juga dapat menyinggung mengenai konsistensi dalam penggunaan berbagai
elemen desain.Misalnya pemilihan warna dalam pembuatan logo.
Keseimbangan
non formal, merupakan keseimbangan yang mengandalkan visual seperti
skala,kontras,warna untuk mencapai keseimbangan dengan tidak beraturan
3)Kesatuan
Prinsip kesatuan
adalah koherensi,konsistensi,ketunggalan atau keutuhan yang merupakan isi pokok
dari komposisi. Contohnya adalah illustrasi,garis dan teks di beri raster
sehingga memberikan kesan kesatuan terhadap pesan yang di maksud.
4)Penekanan
Prinsip
penekanan di maksudkan untuk menarik perhatian pembaca atau orang yang
melihat,sehingga ia mau melihat atau membaca bagian desain yang di maksud.Penekanan
dapat di lakukan dengan pembesaran ukuran huruf pada judul atau permainan
kontras warna,garis,tekstur dan motif.
5)Irama
Prinsip irama
merupakan pengulangan unsur-unsur pendukung karya seni. Definisi lain dari
irama adalah sejumlah elemen berbentuk sama yang di ulang-ulang dengan ukuran
atau tempo interval tertentu.
6)Proposisi
Prinsip
proposisi merupakan prinsip dasar tata rupa untuk memperoleh keserasian.Untuk
mencapai keserasian sebuah desain tentu memerlukan perbandingan-perbandingan
yang pas antara elemen yang satu dengan yang lainnya. Proposisi dapat di
gunakan ketika membuat suatu bentuk sehingga ukurannya sama atau seimbang atau
bisa juga dalam proses pemilihan warna agar warna yang di aplikasikan ke desain
bisa berpadu dengan baik antara satu dengan yang lain.
9.Unsur Desain Grafis
Terdapat beberapa unsur yang ada di dalam desain
grafis yang akan di jelaskan di bawah ini :
a)Garis
Garis adalah
unsur desain yang menghubungkan antara satu titik point dengan titik point lain
sehingga bisa berbentuk gambar garis lengkung (curve) atau garis lurus
(straight).Garis merupakan unsur utama dalam membangun bentuk atau konstruksi
desai.
Secara orientasi
garis terdiri dari beberapa model :
§Garis
lurus Horizontal memilki kesan sugesti ketenangan atau hal yang tak bergerak.
§Garis
lurus Vertikal memiliki kesan stabilitas,kekuatan atau kemegahan.
§Garis
lurus miring diagonal memiliki kesan tidak stabil atau dinamika.
§Garis
lurus melengkung (kurva) memiliki kesan keanggunan dan halus.
b)Bentuk
(Shape)
Bentuk di hasilkan dari perpaduan antara
garis-garis yang tersusun sedemikian rupa. Berdasarkan dimensinya,sebuah bentuk
dapat di bagi menjadi 2 dimensi (dwimatra) atau 3 dimensi (trimatra). Bentuk
yang efektif akan membuat para audience merasa termotivasi,menginsipirasi
karena tiap bentuk yang ada memiliki arti berbeda-beda. Contohnya adalah :
vReferensi untuk perasaan wanita
: Kehangatan,kenyamanan,sensualitas dan cinta
Kotak
vKeteraturan,logis,keamanan
vBerat,massa,kepadatan
Segitiga
vEnergi,power,hukum,ilmupasti
vKekuatan,agresi,dinamik
c)Warna
Warna merupakan faktor yang penting dalam komunikasi visual,ini di
karenakan tiap warna memiliki karakteristik dan artian sendiri.Warna juga dapat
memberikan dampak psikologis,sugesti dan suasana bagi yang melihatnya.
d)Huruf/Tipografi
Merupakan seni memilih dan menata huruf pada ruang dengan tujuan
menciptakan kesan khusus.Huruf di bagi menjadi beberapa gaya,yaitu :
§Huruf tanpa kait (sans serif) : Arial dan Tahoma
§Huruf berkait (serif) : Times Roman dan Garamond
§Huruf tulis (script) : Brushscript,Mistral dan Shelley
§Huruf dekoratif : Augsburger initial,dll.
§Huruf monoscape : Corrier,Monotype Corsiva,OCR.
e)Ruang (Space)
Dengan penataan ruang yang baik maka sebuah desain dapat di rasakan
terlihat jauh-dekat,tinggi-rendah,besar-kecil dan kosong-padat. Dalam
desain,sebuah ruang kosong bukan berarti ruangan tersebut tidak
bermanfaat,melainkan dengan adanya ruang tersebut desain menjadi lebih mudah di
cerna dan terfokus sehingga lebih komunikatif dan menarik.